Bagikan informasi bagus ini

Slawi – Beberapa hari menjelang pertandingan Liga 2, para pemain Persekat melakukan doa bersama dengan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tegal. Acara yang bertajuk Gala Dinner dan Doa Bersama  Pelepasan Pertandingan Tim Persekat ini dihadiri langsung oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Pendopo Amangkurat Setda Pemkab Tegal pada Rabu (11/3) malam hari.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, CEO Persekat Haron Bagas Prakosa , Manager Persekat M. Ersal Aburisal serta ke 27 pemain dan para pelatih. Tak ketinggalan dari unsur TNI dan Polri serta para pengusaha dan swasta.

Sebelum doa bersama, dalam sambutannya Bupati Tegal Umi Azizah mengapresiasi Persekat yang telah berhasil masuk ke dalam Liga 2 Nasional. Umi menyadari masuknya Persekat ke Liga 2 tentu dengan perjuangan yang panjang dan usaha yang keras. Dari mulai official, manajemen, pelatih dan para pemain Persekat hingga para sponsor yang telah banyak memberikan supportnya.

“Saya harap di Liga 2 ini Persekat dapat menunjukkan performa terbaiknya. Saya yakin dengan dukungan dan doa penuh dari semuanya, Laskar Ki Gede Sebayu ini mampu meraih prestasi gemilang,” kata Umi.

Tak lupa, Umi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk senantiasa mendukung Persekat. Salah satunya dengan cara menonton secara langsung saat pertandingan yang dilakukan di Stadion Gor Trisanja Slawi.

Terkait adanya wabah Virus Corona, Umi menitip pesan kepada para official Persekat untuk selalu menjaga stamina dan kesehatan. Serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga saat pertandingan berlangsung semuanya dapat berjalan dengan lancar tanpa terkendala oleh gangguan apapun.

Sementara itu, CEO Persekat yang akrab disapa Bagas menuturkan bahwa Liga 2 Nasional akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret 2020. Pada tanggal 15 Maret nanti Persekat akan bertanding melawan Babel FC dan tanggal 15 Maret akan bertanding dengan Sriwijaya FC.

Menjelang pelaksanaan Liga 2, Bagas juga menyampaikan bahwa para pemain dan pelatih sudah melakukan optimalisasi latihan. Dirinya juga mengungkapkan bahwa setidaknya akan ada sebelas kali pertandingan yang akan dilaksanakan di Stadion Gor Trisanja Slawi. “Doakan saja yang terbaik untuk kami. Tanggal 15 Maret akan berangkat ke Babel untuk bertanding,” tutur Bagas.

Terkait peraturan Liga Indonesia Baru (LIB), Bagas mengajak para supporter Persekat supaya dapat bekerjasama menjadi penonton yang budiman. Sebab jika terdapat kesalahan seperti melempar botol ataupun hal lainnya dapat membawa dampak buruk bagi Laskar Ki Gede Sebayu. “Dendanya tidak main-main, sekitar 100 juta dan jika tidak dapat dibayarkan maka konsekuensinya adalah Persekat tidak boleh melanjutkan ke tahap berikutnya,” jelasnya.

Pada pelaksanaan doa bersama tersebut dipimpin oleh KH. Syamsul Arifin yang diikuti oleh seluruh peserta. Di akhir acara terdapat sesi foto bersama dan pemberian ucapan oleh Bupati Tegal kepada tim Persekat.

admin
Maret 12, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *